Sebelum menulis program pertama dalam bahasa Java, kamu perlu memahami apa itu Java, bagaimana Java bekerja di balik layar, serta menyiapkan lingkungan kerja (instalasi JDK dan IDE) agar proses belajar ke depannya berjalan lancar.

Pendahuluan

Pendekatan yang digunakan di awal, siswa diajak untuk mengenali program-program kecil yang isinya adalah elemen pembangun program: ekspresi, assignment, kondisional dan loop. Pada kenyataannya, sebuah program mengandung campuran dari elemen pembangun tersebut. Siswa perlu meramu dan mengintegrasikan pengetahuan dengan “membongkar” sebuah program contoh dan mengambil elemennya untuk diadaptasi kemudian mengkonstruksi kembali sebuah program utuh untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.

Ini adalah hakekat dari Computational Thinking (Berpikir secara Komputasi). Dekomposisi persoalan dilakukan dengan memecah program menjadi bagian kecil elemen sintaktikal, untuk membentuk solusi yang utuh. Pattern (pola) diharapkan dapat terbentuk mulai dari elemen dasar sintaktikal yang dipelajari melalui program kecil, menuju pola solusi untuk jenis-jenis persoalan pembangun persoalan lebih besar.
Dengan dasar pemikiran dan pendekatan tersebut, Memulai Pemrograman Dasar dengan Bahasa Java ini terdiri atas beberapa modul.

  • Pendahuluan: Memperkenalkan sejarah Java, contoh aplikasi, dan istilah-istilah yang dipakai (JDK, JRE, JVM). Juga dibahas instalasi JDK dan IDE yang disarankan.
  • Program Kecil dalam Bahasa Java: Mengenalkan bahasa Java dengan program terkecil yaitu Halo Dunia.
  • Inisialisasi dan Assignment: Mengenalkan apa itu variabel dan tipe dasar yang ada, seperti integer (bilangan bulat), bilangan riil (bilangan pecahan), dan karakter/string (huruf). Serta memahami dua cara yang dapat dilakukan untuk mengisi nilai dari sebuah variabel, yakni inisialisasi dan assignment.
  • Konstanta: Mengenalkan arti konstanta, yakni variabel yang tidak dapat diubah (final). Serta Mengenalkan perbedaan antara konstanta dengan variabel.
  • Baca-Tulis: Bagaimana cara membaca masukan (input) dan menulis keluaran (output) pada program Java.
  • Operasi Sederhana dengan Komputer: Mengajarkan operasi-operasi yang ada di dalam Java, seperti aritmatika, boolean, perbandingan, dll.
  • Instruksi Kondisional: Mengenalkan instruksi kondisional agar program dapat berjalan sesuai alur yang ditetapkan.
  • Instruksi Perulangan: Mengenalkan instruksi perulangan agar program dapat mengulangi instruksi secara berulang, seperti for, while, dan do-while.
  • Array: Mengenalkan array untuk menyimpan banyak nilai dalam satu variabel.
  • Subprogram (Method): Mengenalkan method, yaitu sebuah abstraksi suatu proses komputasi yang dapat dipanggil oleh sebuah program.
  • Penutup: Menguji pemahaman mengenai bahasa pemrograman Java melalui latihan-latihan untuk memperdalam konsep pemrograman Java dalam sebuah program sederhana, seperti operasi komputasi, instruksi kondisional, instruksi perulangan, array, serta method.

Pembelajaran Algoritma pemrograman akan lebih banyak melakukan praktik dibandingkan teori. Sehingga waktu untuk menulis kode lebih banyak daripada teori atau materi.

Alokasi Waktu Pertemuan Ini

Pertemuan pertama ini berdurasi 3 jam dengan pembagian sebagai berikut:

Sesi Topik Durasi
Materi 1 Pendahuluan & Pengenalan Java 15 menit
Materi 2 Konsep JDK, JRE, dan JVM 15 menit
Materi 3 Instalasi JDK & IDE 30 menit
Materi 4 Program Pertama (Hello World) & Cara Menjalankan 20 menit
Materi 5 Komentar, Output, Variabel & Tipe Data 20 menit
Materi 6 Input (Scanner) & Aturan Penamaan 10 menit
Materi 7 Jenis Error pada Java 10 menit
Total Materi 2 jam
Latihan Latihan Mandiri 1 jam
Total 3 jam

Pengenalan Java

Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang pertama kali dikembangkan oleh James Gosling beserta timnya di Sun Microsystems pada awal 1990-an. Pada awalnya bahasa ini bernama Oak dan ditujukan untuk perangkat elektronik konsumen, kemudian namanya diganti menjadi Java dan dirilis secara resmi ke publik pada tahun 1995. Pada tahun 2010, Sun Microsystems diakuisisi oleh Oracle sehingga Java kini dikelola oleh Oracle bersama komunitas OpenJDK.

Slogan Java yang terkenal adalah “Write Once, Run Anywhere” (WORA), artinya kode yang ditulis sekali dapat dijalankan di berbagai sistem operasi (Windows, macOS, Linux) selama di sana terpasang Java Virtual Machine (JVM).

Java banyak digunakan untuk:

  • Pengembangan aplikasi sisi server (backend) dan layanan web, misalnya dengan framework Spring Boot.
  • Pengembangan aplikasi Android (bersama Kotlin).
  • Aplikasi enterprise seperti perbankan, e-commerce, dan sistem skala besar.
  • Big data dan pemrosesan data (Hadoop, Spark, Kafka).
  • Aplikasi desktop dan game (contohnya Minecraft Java Edition).

Beberapa fitur yang dimiliki Java adalah:

  • Berorientasi objek (OOP): hampir seluruh kode Java berada di dalam class.
  • Platform independent: kode dikompilasi menjadi bytecode yang dijalankan oleh JVM, bukan langsung oleh sistem operasi.
  • Statically typed: tipe data setiap variabel harus dideklarasikan sehingga banyak kesalahan terdeteksi sebelum program dijalankan.
  • Memiliki garbage collector: memori yang tidak terpakai dibersihkan otomatis oleh JVM.
  • Kepustakaan yang luas: Java menyediakan standard library dan ekosistem library pihak ketiga yang sangat besar.
  • Aman dan stabil: Java dikenal memiliki dukungan jangka panjang (LTS) sehingga cocok untuk sistem produksi.

Konsep Dasar: JDK, JRE, dan JVM

Sebelum instalasi, pahami dahulu tiga istilah yang sering membingungkan pemula:

Istilah Kepanjangan Fungsi
JVM Java Virtual Machine Mesin virtual yang menjalankan bytecode Java. Inilah yang membuat Java bisa berjalan di berbagai sistem operasi.
JRE Java Runtime Environment JVM ditambah library standar. Cukup untuk menjalankan aplikasi Java, namun tidak untuk membuatnya.
JDK Java Development Kit JRE ditambah alat pengembang seperti compiler (javac), debugger, dan jar. Ini yang wajib kita instal untuk menulis program Java.

Hubungannya dapat dibayangkan seperti berikut: JDK ⊃ JRE ⊃ JVM.

Alur Kerja Program Java

Java menggunakan gabungan metode compiler dan interpreter. Kode sumber (.java) pertama-tama dikompilasi oleh compiler javac menjadi bytecode (.class), kemudian bytecode tersebut dijalankan oleh JVM.

1
2
3
4
5
6
7
Kode Sumber (Main.java)
│
▼ javac (compiler)
Bytecode (Main.class)
│
▼ java (JVM)
Hasil / Output Program

Karena yang dijalankan adalah bytecode, file .class yang sama dapat dijalankan di Windows, macOS, maupun Linux selama JVM tersedia.

Versi Java dan LTS

Java dirilis setiap 6 bulan sekali, namun tidak semua versi mendapat dukungan jangka panjang. Versi yang disebut LTS (Long-Term Support) adalah versi yang didukung dalam waktu lama dan direkomendasikan untuk belajar maupun produksi. Beberapa versi LTS yang umum adalah Java 8, 11, 17, 21, dan 25. Pada materi ini kita menggunakan JDK 25 (LTS). Program dasar yang kita tulis juga akan tetap berjalan pada JDK 17 atau 21.

Instalasi Java

Instalasi JDK

Pilih salah satu distribusi JDK berikut. Keduanya gratis dan cocok untuk belajar:

Windows

  1. Buka salah satu situs di atas, lalu unduh JDK 25 untuk Windows x64 (pilih format Installer .exe atau .msi).
  2. Jalankan installer, klik Next hingga selesai. Jika ada opsi Set JAVA_HOME atau Add to PATH, aktifkan opsi tersebut.
  3. Alternatif lewat terminal (PowerShell) menggunakan winget:
    1
    winget install EclipseAdoptium.Temurin.25.JDK
    Jika ID paket tidak ditemukan, cari terlebih dahulu dengan winget search Temurin.
  4. Tutup, lalu buka kembali terminal (Command Prompt / PowerShell) agar perubahan PATH terbaca.

macOS

  1. Unduh installer .dmg JDK 25 sesuai chip komputermu (Apple Silicon aarch64 atau Intel x64), lalu ikuti proses instalasinya.
  2. Alternatif menggunakan Homebrew:
    1
    brew install --cask temurin@25

Linux (Ubuntu/Debian)

1
2
sudo apt update
sudo apt install openjdk-25-jdk

Jika paket openjdk-25-jdk belum tersedia pada versi distro-mu, gunakan openjdk-21-jdk atau instal melalui SDKMAN:

1
2
curl -s "https://get.sdkman.io" | bash
sdk install java 25-tem

Verifikasi Instalasi

Buka terminal lalu jalankan dua perintah berikut:

1
2
java -version
javac -version

Jika berhasil, akan muncul informasi versi seperti berikut (angka versi dapat berbeda):

1
2
java version "25" 2025-09-16 LTS
javac 25

Pastikan kedua perintah berhasil. Jika java berhasil tetapi javac tidak dikenali, berarti yang terpasang hanya JRE atau PATH belum mengarah ke folder JDK.

Mengatur JAVA_HOME dan PATH (Jika Diperlukan)

Jika terminal menampilkan pesan 'java' is not recognized as an internal or external command, atur environment variable secara manual.

Windows

  1. Tekan Win + R, ketik sysdm.cpl, lalu Enter.
  2. Buka tab Advanced → klik Environment Variables.
  3. Pada System variables, klik New:
    • Variable name: JAVA_HOME
    • Variable value: lokasi folder JDK, misalnya C:\Program Files\Java\jdk-25
  4. Pilih variabel Path → Edit → New, lalu tambahkan %JAVA_HOME%\bin.
  5. Klik OK, tutup semua terminal, lalu buka terminal baru dan ulangi verifikasi.

macOS / Linux (tambahkan ke ~/.zshrc atau ~/.bashrc)

1
2
export JAVA_HOME=/lokasi/folder/jdk-25
export PATH=$JAVA_HOME/bin:$PATH

Kemudian jalankan source ~/.zshrc (atau source ~/.bashrc).

Instalasi IDE / Code Editor

IDE (Integrated Development Environment) mempermudah penulisan, kompilasi, dan debugging program. Pilih salah satu:

IDE / Editor Keterangan Unduh
IntelliJ IDEA Community IDE Java paling populer, auto-complete dan deteksi error sangat baik. Direkomendasikan. https://www.jetbrains.com/idea/download/
Visual Studio Code Ringan. Tambahkan Extension Pack for Java dari Microsoft. https://code.visualstudio.com/
Eclipse IDE klasik Java yang gratis dan banyak dipakai di kampus. https://www.eclipse.org/downloads/
Apache NetBeans IDE gratis dengan dukungan Java yang lengkap. https://netbeans.apache.org/

Setup Visual Studio Code untuk Java

  1. Instal Visual Studio Code.
  2. Buka menu Extensions (Ctrl + Shift + X), cari Extension Pack for Java (oleh Microsoft), lalu klik Install.
  3. Buka folder kerja, buat file baru bernama Main.java.
  4. Tombol Run akan muncul di atas method main, atau tekan F5 untuk menjalankan.

Setup IntelliJ IDEA

  1. Instal IntelliJ IDEA, lalu buka aplikasinya.
  2. Klik New Project, pilih Java pada bagian generator.
  3. Pada bagian JDK, pilih JDK 25 yang sudah terpasang (atau klik Download JDK bila belum ada).
  4. Klik Create, lalu buat class baru bernama Main pada folder src.
  5. Jalankan program dengan klik ikon segitiga hijau di samping method main, atau tekan Shift + F10.

Masalah Umum Saat Instalasi

Masalah Penyebab Solusi
'java' is not recognized... PATH belum diatur Atur JAVA_HOME dan tambahkan %JAVA_HOME%\bin ke Path, lalu buka terminal baru.
'javac' is not recognized... Hanya JRE yang terpasang, atau PATH salah Pastikan menginstal JDK, bukan JRE.
Versi java dan javac berbeda Ada lebih dari satu JDK terpasang Periksa urutan di Path, pastikan JDK yang diinginkan berada paling atas.
IDE tidak menemukan JDK Project SDK belum dipilih Atur JDK pada pengaturan Project Structure (IntelliJ) atau java.jdt.ls.java.home (VS Code).

Program Pertama dalam Java

Hello World

Buat file bernama Main.java lalu tulis kode berikut:

1
2
3
4
5
public class Main {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Halo, Dunia!");
}
}

Output:

1
Halo, Dunia!

Anatomi Program

Bagian Penjelasan
public class Main Mendeklarasikan sebuah class bernama Main. Di Java, semua kode berada di dalam class. Nama class harus sama persis dengan nama file (Main → Main.java) jika class bersifat public.
{ ... } Kurung kurawal menandai sebuah blok program. Setiap { harus memiliki pasangan }.
public static void main(String[] args) Titik masuk (entry point) program. JVM akan mulai mengeksekusi kode dari method ini.
System.out.println("...") Perintah untuk menampilkan teks ke layar, lalu pindah ke baris baru.
; Titik koma mengakhiri sebuah pernyataan (statement). Lupa menulisnya adalah syntax error yang paling sering terjadi.

Beberapa hal penting yang wajib diingat:

  • Java bersifat case-sensitive: System berbeda dengan system, dan Main berbeda dengan main.
  • Teks (String) selalu diapit tanda kutip ganda "...".
  • Komputer membaca program dari atas ke bawah, baris demi baris, di dalam method main.
  • Gunakan indentasi (umumnya 4 spasi) di dalam setiap blok agar kode mudah dibaca.

Catatan: Pada Java 25 ke atas tersedia fitur compact source file dan instance main method sehingga program sederhana dapat ditulis lebih ringkas, misalnya void main() { IO.println("Halo"); }. Namun, untuk pembelajaran kita tetap menggunakan bentuk klasik di atas karena inilah bentuk yang akan kamu temui di hampir seluruh proyek dan materi Java.

Menjalankan Program

Melalui Terminal

Buka terminal pada folder tempat Main.java disimpan, lalu jalankan:

1
2
javac Main.java
java Main
  • javac Main.java mengompilasi kode sumber menjadi Main.class (bytecode).
  • java Main menjalankan bytecode tersebut. Perhatikan: tidak perlu menulis .class pada perintah ini.

Sejak JDK 11, program dalam satu file dapat langsung dijalankan tanpa kompilasi manual:

1
java Main.java

Melalui IDE

  • IntelliJ IDEA: klik ikon segitiga hijau di samping main, atau Shift + F10.
  • VS Code: klik tombol Run di atas main, atau F5.

Dasar-dasar Penulisan Kode Java

Komentar

Komentar adalah catatan di dalam kode yang diabaikan oleh compiler. Komentar penting agar kode mudah dipahami oleh dirimu sendiri di masa depan maupun oleh anggota tim lain.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
public class Main {
public static void main(String[] args) {
// Komentar satu baris

/* Komentar
lebih dari
satu baris */

/**
* Komentar dokumentasi (Javadoc),
* biasanya diletakkan sebelum class atau method.
*/
System.out.println("Komentar tidak ikut dijalankan");
}
}

Output: print, println, dan printf

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
public class Main {
public static void main(String[] args) {
System.out.print("Halo "); // tanpa pindah baris
System.out.println("Java"); // dengan pindah baris
System.out.println("Baris berikutnya");

String nama = "Zulma";
int umur = 21;
System.out.printf("Nama: %s, Umur: %d%n", nama, umur);
}
}

Output:

1
2
3
Halo Java
Baris berikutnya
Nama: Zulma, Umur: 21

Format specifier yang sering digunakan pada printf:

Specifier Fungsi Contoh
%s String "Zulma"
%d Bilangan bulat 21
%f Bilangan pecahan 3.141593
%.2f Pecahan dengan 2 angka di belakang koma 3.14
%c Karakter 'A'
%b Boolean true
%n Baris baru (lintas sistem operasi)

Escape character yang sering digunakan: \n (baris baru), \t (tab), \" (tanda kutip ganda), dan \\ (backslash).

Variabel dan Tipe Data

Variabel adalah wadah untuk menyimpan nilai. Karena Java bersifat statically typed, setiap variabel harus dideklarasikan beserta tipe datanya.

1
tipeData namaVariabel = nilai;

Tipe data dasar (primitif) pada Java:

Tipe Ukuran Kegunaan Contoh
byte 1 byte Bilangan bulat kecil (-128 s.d. 127) byte b = 10;
short 2 byte Bilangan bulat short s = 1000;
int 4 byte Bilangan bulat (paling umum) int umur = 21;
long 8 byte Bilangan bulat besar long populasi = 8000000000L;
float 4 byte Pecahan (presisi rendah) float f = 3.14f;
double 8 byte Pecahan (paling umum) double pi = 3.14159;
char 2 byte Satu karakter char huruf = 'A';
boolean 1 bit (secara logika) true atau false boolean lulus = true;

Selain tipe primitif, terdapat String untuk menyimpan teks. String bukan tipe primitif, melainkan sebuah class sehingga ditulis dengan huruf awal kapital.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
public class Main {
public static void main(String[] args) {
String nama = "Zulma";
int umur = 21;
double tinggi = 170.5;
char golonganDarah = 'O';
boolean mahasiswa = true;

System.out.println("Nama : " + nama);
System.out.println("Umur : " + umur);
System.out.println("Tinggi : " + tinggi);
System.out.println("Gol. Darah: " + golonganDarah);
System.out.println("Mahasiswa : " + mahasiswa);

// Assignment: mengubah nilai variabel
umur = 22;
System.out.println("Umur baru : " + umur);
}
}

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Inisialisasi adalah memberi nilai saat deklarasi (int umur = 21;), sedangkan assignment adalah mengubah nilai variabel yang sudah ada (umur = 22;).
  • Karakter (char) memakai tanda kutip tunggal 'A', sedangkan String memakai tanda kutip ganda "A".
  • Literal long diakhiri huruf L, dan literal float diakhiri huruf f.
  • Operator + pada String berfungsi untuk menggabungkan teks (concatenation).

Konstanta

Gunakan kata kunci final agar nilai variabel tidak dapat diubah setelah diisi.

1
2
final double PI = 3.14159;
// PI = 3.14; // ERROR: tidak boleh diubah

Input dengan Scanner

Untuk membaca masukan dari keyboard, gunakan class Scanner dari paket java.util.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
import java.util.Scanner;

public class Main {
public static void main(String[] args) {
Scanner input = new Scanner(System.in);

System.out.print("Masukkan nama : ");
String nama = input.nextLine();

System.out.print("Masukkan umur : ");
int umur = input.nextInt();

System.out.print("Masukkan tinggi: ");
double tinggi = input.nextDouble();

System.out.println("Halo " + nama + ", umur " + umur + " tahun, tinggi " + tinggi + " cm.");

input.close();
}
}

Method Scanner yang sering dipakai:

Method Membaca
nextLine() Satu baris teks (String)
next() Satu kata (String)
nextInt() Bilangan bulat (int)
nextDouble() Bilangan pecahan (double)
nextBoolean() true / false

Jebakan umum: jika nextInt() atau nextDouble() diikuti nextLine(), maka nextLine() akan membaca sisa baris kosong (karakter Enter) dan tampak “terlewati”. Solusinya, panggil input.nextLine(); sekali setelah nextInt() / nextDouble() untuk membuang sisa baris tersebut.

Aturan Penamaan

Dalam mempelajari bahasa pemrograman kita perlu memperhatikan aturan penulisan nama variabel, method, class, dsb. Berikut aturan wajib (jika dilanggar akan terjadi error):

  • Nama hanya boleh diawali huruf, underscore (_), atau tanda dolar ($). Tidak boleh diawali angka.
  • Tidak boleh mengandung spasi maupun karakter khusus (!, /, +, *, =, dan lain-lain).
  • Tidak boleh sama dengan kata kunci Java (class, int, if, else, for, while, public, static, dll).
  • Bersifat case-sensitive: nama dan Nama adalah dua variabel berbeda.

Berikut konvensi (kesepakatan) penamaan yang dipakai oleh programmer Java di seluruh dunia:

Elemen Konvensi Contoh
Class PascalCase Mahasiswa, KalkulatorSederhana
Variabel & Method camelCase namaDepan, hitungLuas()
Konstanta UPPER_SNAKE_CASE PI, MAX_NILAI
Package huruf kecil semua com.zulma.latihan

Tips penamaan yang baik:

  • Gunakan nama yang mudah dikenali dan dipahami (jangan hanya x atau data, gunakan umurMahasiswa atau totalHarga).
  • Hindari singkatan yang hanya dimengerti oleh dirimu sendiri.
  • Nama method sebaiknya berupa kata kerja yang menggambarkan tujuannya, contohnya hitungLuas() atau cetakLaporan().

Jenis Error pada Java

Error merupakan hal yang wajar dan pasti dialami semua programmer. Berikut jenis error yang akan sering kamu temui saat belajar Java:

1. Compile-time Error (Syntax Error)

Terjadi saat proses kompilasi (javac), sehingga program tidak dapat dijalankan sama sekali. Penyebab umumnya: lupa titik koma, salah ejaan kata kunci, kurung tidak berpasangan, atau tipe data tidak sesuai.

1
2
3
4
5
6
public class Main {
public static void main(String[] args) {
int umur = "dua puluh"; // tipe data tidak cocok
System.out.println("Halo") // lupa titik koma
}
}

Contoh pesan error:

1
2
Main.java:3: error: incompatible types: String cannot be converted to int
Main.java:4: error: ';' expected

Tips: baca pesan error dari atas, perhatikan nama file dan nomor baris yang ditunjukkan. Satu kesalahan sering memicu banyak pesan error lainnya.

2. Runtime Error (Exception)

Terjadi saat program sedang berjalan. Program lolos kompilasi, namun berhenti mendadak karena kondisi tertentu. Dalam Java, runtime error disebut Exception.

1
2
3
4
5
6
7
public class Main {
public static void main(String[] args) {
int a = 10;
int b = 0;
System.out.println(a / b); // pembagian dengan nol
}
}

Output:

1
Exception in thread "main" java.lang.ArithmeticException: / by zero

Beberapa exception yang sering muncul:

  • ArithmeticException: operasi matematika tidak valid, misalnya pembagian bilangan bulat dengan nol.
  • InputMismatchException: input tidak sesuai tipe, misalnya mengetik huruf saat program meminta nextInt().
  • NullPointerException: mengakses objek yang bernilai null.
  • ArrayIndexOutOfBoundsException: mengakses indeks array di luar batas.

3. Logical Error

Program dapat dikompilasi dan dijalankan tanpa error, namun hasilnya salah karena logika yang keliru. Ini adalah jenis error yang paling sulit ditemukan karena tidak ada pesan error sama sekali.

1
2
3
4
int panjang = 10;
int lebar = 5;
int keliling = panjang + lebar * 2; // seharusnya 2 * (panjang + lebar)
System.out.println(keliling); // tercetak 20, seharusnya 30

Cara menemukannya: uji program dengan data yang hasilnya sudah kamu ketahui, cetak nilai variabel di tahap tengah (System.out.println), atau gunakan fitur debugger pada IDE.

Ringkasan

Jenis Kapan Terjadi Program Berjalan? Tingkat Kesulitan
Compile-time / Syntax Saat kompilasi Tidak Mudah
Runtime / Exception Saat program berjalan Berhenti di tengah Sedang
Logical Hasil salah Ya, tapi hasil salah Sulit

Sebagian besar error dapat dihindari dengan lebih teliti, membaca pesan error dengan tenang, dan menguji program sedikit demi sedikit.

Latihan

Kerjakan latihan berikut ini untuk mengetes pemahamanmu tentang materi yang telah diajarkan di atas. Total durasi latihan adalah 60 menit.

No Latihan Estimasi
1 Verifikasi Instalasi 10 menit
2 Hello World & Modifikasi 10 menit
3 Variabel dan printf 10 menit
4 Input dengan Scanner 15 menit
5 Mencari dan Memperbaiki Error 10 menit
6 Mini Project: Konversi Suhu 5 menit
Total 60 menit

Latihan 1: Verifikasi Instalasi (estimasi 10 menit)

  1. Jalankan java -version dan javac -version pada terminal, lalu screenshot hasilnya.
  2. Tulis versi JDK yang terpasang di komputermu dan nama IDE yang kamu gunakan.
  3. Jika terdapat kendala, perbaiki dengan panduan pada bagian Masalah Umum Saat Instalasi.

Latihan 2: Hello World & Modifikasi (estimasi 10 menit)

  1. Buat file Main.java yang menampilkan teks Halo, Dunia!.
  2. Jalankan melalui terminal (javac dan java), lalu jalankan juga melalui IDE.
  3. Ubah program agar menampilkan teks berikut di tiga baris berbeda, menggunakan println dan satu kali print + \n:
    1
    2
    3
    Selamat datang di Java
    Nama saya <namamu>
    Saya siap belajar pemrograman

Latihan 3: Variabel dan printf (estimasi 10 menit)

Ubah pseudocode di bawah ini menjadi sebuah program yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java. Simpan setiap data dalam variabel dengan tipe data yang sesuai, lalu tampilkan menggunakan printf.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
Judul: Cetak Profil
Deklarasi: nama, asal, pekerjaan, negaraAsal, umur, tinggi
Implementasi:
CETAK nama kamu
CETAK asal kamu
CETAK pekerjaanmu
CETAK negara asalmu
CETAK umur kamu
CETAK tinggi badan kamu (dengan 1 angka di belakang koma)

Latihan 4: Input dengan Scanner (estimasi 15 menit)

Buat program yang meminta input dari pengguna, kemudian menghitung dan menampilkan hasilnya:

  1. Luas Lingkaran: input jari-jari, gunakan konstanta final double PI = 3.14159, tampilkan luas dengan 2 angka di belakang koma.
  2. Luas Persegi Panjang: input panjang dan lebar, tampilkan luas dan kelilingnya.
  3. Perkenalan Diri: input nama (nextLine), umur (nextInt), dan kota asal (nextLine), lalu tampilkan kalimat perkenalan. Perhatikan jebakan nextLine() setelah nextInt().

Latihan 5: Mencari dan Memperbaiki Error (estimasi 10 menit)

Kode berikut memiliki 5 kesalahan. Salin ke IDE, temukan semua kesalahannya, perbaiki, lalu tuliskan jenis error dari tiap kesalahan (compile-time, runtime, atau logical).

1
2
3
4
5
6
7
8
9
public class main {
public static void main(String[] args) {
int jumlahBuah = 10
String nama = 'Zulma';
double harga = 2500.5;
int total = jumlahBuah + harga * 2;
System.out.println("Total " + nama + " = " + total)
}
}

Tambahan: jalankan program yang meminta nextInt(), lalu masukkan huruf abc. Catat exception apa yang muncul.

Latihan 6: Mini Project Konversi Suhu (estimasi 5 menit)

Buat program yang meminta input suhu dalam Celcius, lalu menampilkan hasil konversinya ke:

  • Fahrenheit: F = (C * 9 / 5) + 32
  • Kelvin: K = C + 273.15

Contoh:

1
2
3
Masukkan suhu (Celcius): 25
Fahrenheit : 77.00
Kelvin : 298.15

Hati-hati dengan pembagian bilangan bulat di Java. 9 / 5 menghasilkan 1, bukan 1.8. Gunakan 9.0 / 5 atau tipe double.

Selamat belajar dan semangat! ☕